Apa Itu Flipping Properti? Panduan Lengkap dan Tips Agar Tidak Rugi

A&A Indonesia

15 Juli 2025 pukul 09.12

Apa Itu Flipping Properti? Panduan Lengkap dan Tips Agar Tidak Rugi

Ada banyak strategi untuk mengambil keuntungan saat investasi rumah, salah satunya adalah menggunakan strategi flipping properti. Berbeda dengan cara lainnya, strategi tersebut membutuhkan perencanaan yang tepat agar tidak rugi di tengah jalan.

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu flipping properti, tidak perlu khawatir. Dalam artikel ini, kami akan membahas definisinya, keuntungan, kekurangan, dan tips menjadi flipper properti pemula.

Pengertian Flipping Properti

Proses renovasi rumah.

Proses renovasi rumah. (freepik.com)

Flipping properti adalah proses membeli properti, melakukan renovasi, lalu menjualnya kembali dalam waktu yang relatif singkat untuk meraih keuntungan. Jadi, ada tiga proses yang dilakukan investor yaitu membeli, merenovasi, dan menjualnya kembali.

Proses itu cukup berbeda daripada investasi properti tradisional yang menggunakan cara menyewakan properti untuk mendapat keuntungan. Di cara ini, seorang investor harus memikirkan cara untuk memaksimalkan keuntungan tapi meminimalisir biaya perawatan dalam waktu yang bersamaan.

Seorang investor yang menggunakan cara ini disebut sebagai flipper properti.

Baca JugaApa Itu Bubble Properti? Kenali Penyebab Hingga Dampaknya

Keuntungan Flipping Properti

Proses pengerjaan renovasi rumah.

Proses pengerjaan renovasi rumah. (pexels.com)

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor ketika melakukan flipping properti. Berikut adalah keuntungannya:

1. Peluang Mendapatkan Keuntungan yang Besar

Flipper properti memiliki peluang meraih keuntungan besar, terutama jika berhasil membeli rumah sitaan atau rumah second dengan harga di bawah pasar. Properti seperti ini biasanya membutuhkan renovasi yang terjangkau dan cepat agar dapat dijual kembali dengan margin keuntungan.

Namun, keberhasilan flipping sangat bergantung pada kondisi properti, biaya renovasi yang terkendali, dan strategi penjualan yang tepat. Tanpa perhitungan yang matang, flipper juga bisa mengalami kerugian.

2. Meningkatkan Nilai Properti Melalui Renovasi

Investor dapat meningkatkan nilai properti melalui renovasi rumah. Jadi, rumah yang akan dijual akan menjadi lebih bagus. Dampaknya, harga jual semakin tinggi dan mudah menarik perhatian pembeli.

3. Fleksibel

Mengutip situs danasyariah.id, flipping properti menawarkan fleksibilitas dalam proses renovasi dan penjualannya. Investor dapat menentukan sendiri tipe properti, jadwal renovasi, hingga penjualannya.

Bagi seseorang yang memiliki kesibukan lain, tentu proses ini bisa dijadikan sebagai pekerjaan sampingan. Yang paling penting, investor tersebut bisa berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini sampai terjual ke pembeli lain.

Risiko Flipping Properti

Proses renovasi seringkali menguras tenaga dan pikiran.

Proses renovasi seringkali menguras tenaga dan pikiran. (pexels.com)

Ada kelebihan, pasti ada kekurangan atau risikonya. Berikut adalah risiko flipping properti yang harus Anda ketahui:

1. Butuh Modal yang Besar

Risiko atau kekurangan flipping rumah yang pertama adalah dibutuhkannya dana yang besar. Investor memerlukan modal awal yang cukup besar untuk membeli properti dan menyiapkan dana renovasi. Setelah itu, investor juga perlu merencanakan dana untuk renovasi rumah untuk meningkatkan nilai jualnya.

Ada risiko biaya renovasi membengkak alias melebihi budget yang direncanakan. Tentu hal ini dapat mengurangi nilai keuntungan seorang flipper properti.

2. Persiapan Waktu, Mental, dan Tenaga

Mengutip detikcom, flipper membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak ketika memutuskan untuk melakukan flipping rumah. Mereka harus mencari tukang untuk merenovasi, mengurus izin bangunan, dan memantau proses renovasi yang dapat menghabiskan waktu berbulan-bulan.

Baca JugaSunrise dan Sunset Property: Pengertian hingga Faktornya

3. Proyek Mangkrak

Risiko selanjutnya adalah proyek renovasi yang tak sesuai dengan harapan. Investor sudah merencanakan sebagus mungkin, tetapi memperkerjakan tim kontraktor yang kurang baik. Akhirnya, proses renovasi menjadi terhenti hingga menjadi proyek mangkrak.

Tips Menjadi Flipper Properti

Agen properti bersama pembeli rumah.

Agen properti bersama pembeli rumah. (freepik.com)

Tertarik untuk menjadi flipper properti? Ada beberapa tipsnya agar tidak rugi di tengah jalan.

1. Memiliki Modal yang Cukup

Tips yang pertama adalah memiliki modal yang cukup. Sebab, Anda akan membutuhkan dana yang cukup banyak pada awal prosesnya. Perlu dana untuk membeli, merenovasi, dan merawat rumah tersebut hingga terjual kembali.

2. Gunakan Aturan 70%

Melansir investopedia.com, flipper profesional sering menggunakan "aturan 70%". Apa maksudnya? Investor hanya membeli properti maksimal 70% dari nilai jual setelah renovasi, setelah dikurangi biaya perbaikannya.

Sebagai contohnya, nilai jual rumah setelah direnovasi kira-kira sebesar Rp700 juta. Anda membutuhkan Rp50 juta untuk merenovasinya. Maka dari itu, Anda harus membeli rumah dengan harga maksimal:

70% x Rp700 juta = Rp490 juta

Rp490 juta – Rp50 juta (biaya renovasi) = Rp440 juta

Agar flipping rumah menguntungkan, idealnya Anda membeli rumah tersebut dengan harga yang tidak lebih dari Rp440 juta.

3. Riset Properti

Selanjutnya, Anda juga harus melakukan riset secara benar. Pastikan letak rumah berada di lokasi strategis agar mudah terjual. Cari juga informasi mengenai harga rumah yang sesuai dengan pasaran.

Baca JugaInvestasi Properti Makin Diminati: Ini Alasan dan Faktornya!

4. Gunakan Jasa Agen Properti

Melakukan flipping rumah mengharuskan Anda untuk menunggu proses selama berbulan-bulan. Anda harus menunggu waktu yang tepat agar mendapatkan rumah dengan harga miring. Kemudian menunggu proses renovasinya hingga terjual kembali.

Dalam proses penjualan, pemula seringkali kesulitan untuk menentukan harga hingga mencari pembeli. Agar proses penjualan lebih cepat dan tidak rugi, Anda bisa menggunakan jasa agen properti.

Seorang agen properti bisa membantu Anda dalam menentukan harga rumah. Mereka juga bisa membantu mempromosikan rumah Anda ke jejaringnya. Sehingga, rumah Anda bisa langsung cepat terjual.

Pada intinya, flipping rumah akan menguntungkan jika Anda mengetahui cara yang tepat. Ketahui juga risikonya agar tidak terkejut jika ada hal yang tidak diinginkan. Apakah Anda tertarik untuk melakukan strategi investasi ini?

Temukan lebih banyak informasi seputar properti hanya di A&A Indonesia. Kami juga menyediakan berbagai iklan rumah dijual di Surabaya, Sidoarjo, dan kota-kota lainnya dengan harga yang kompetitif. Tim agen properti kami siap membantu Anda menemukan rumah impian sesuai budget, hingga proses transaksi selesai dengan aman dan nyaman.

Logo A&A Indonesia

A&A Indonesia merupakan perusahaan agen properti sejak tahun 2006 yang berpengalaman dalam membantu proses transaksi, mulai dari pencarian properti, negoisasi, hingga pendampingan legalitas. Budaya Kerja kami adalah FAMILY dengan menjunjung tinggi keyakinan (Faithful), saling menghargai (Appreciate), berpikiran terbuka dan positif (Mindset Positive), berintegritas tinggi (Integrity), mengindahkan rasa peduli (Love), serta bergerak dinamis dan inovatif mengikuti arus perkembangan (Youth)

A&A Indonesia juga mengembangkan situs jual beli properti yang menyediakan berbagai pilihan properti dijual dan disewakan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui situs ini, pengguna dapat menemukan rumah, tanah, apartemen, hingga properti komersial yang mudah dicari sesuai kebutuhan hunian maupun investasi.

Temukan Kami Di
Darmo Permai Timur VI No. 2, Surabaya