Investasi Properti vs Emas, Mana yang Lebih Cuan?

A&A Indonesia

7 Juni 2025 pukul 06.18

Investasi Properti vs Emas, Mana yang Lebih Cuan?

Investasi properti vs emas masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Tidak sedikit investor yang kebingungan untuk memilih antara berinvestasi emas atau properti agar lebih cepat untung.

Sebenarnya, baik properti maupun emas adalah aset riil yang nilainya cenderung naik seiring waktu. Keduanya bisa menjadi aset investasi yang menguntungkan, tergantung pada tujuan finansial, jangka waktu investasi, serta modal yang dimiliki.

Dilansir dari berbagai sumber, mari dibandingkan keuntungan dan kekurangannya satu per satu!

Keuntungan Investasi PropertiInvestasi properti rumah.

Investasi properti rumah. (pexels.com)

1. Bisa Dijadikan Passive Income

Jenis properti ada banyak macamnya, seperti rumah, apartemen, gudang, ruko, dan lain sebagainya. Properti bisa dijual maupun disewakan.

Jika disewakan per bulan, Ada bisa berpotensi menghasilkan pemasukan rutiin setiap bulannya. Dalam kata lain, properti bisa menjadi sumber passive income Anda.

Baca JugaJenis-Jenis Properti Menguntungkan Untuk Investasi

2. Nilai Properti Cenderung Naik

Secara umum, harga tanah dan bangunan cenderung naik setiap tahunnya. Apalagi kalau properti tersebut berada di lokasi strategis yang banyak dicari oleh orang. Properti ini cocok dijadikan aset investasi jangka panjang karena kenaikan harganya cenderung stabil.

3. Dapat Dijadikan Jaminan Kredit

Properti fisik seperti rumah atau ruko dapat dijaminkan untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Dengan begitu, investor bisa memperoleh dana tambahan untuk digunakan dalam peluang investasi lain tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Strategi ini sering disebut sebagai memanfaatkan pembiayaan atau “leverage” untuk memperbesar potensi keuntungan.

4. Kontrol Penuh atas Aset

Investor properti memiliki kontrol langsung terhadap asetnya, mulai dari perawatan, renovasi, hingga strategi penyewaan. Anda memiliki fleksibilitas untuk meningkatkan nilai properti sesuai kebutuhan pasar.

Kekurangan Investasi Properti

1. Modal Awal Besar

Kekurangan investasi properti yang pertama adalah modal yang dibutuhkan relatif besar daripada emas. Perlu membayar beberapa biaya seperti biaya pembelian, pajak, notaris, hingga renovasi awal.

2. Penjualan Properti Lebih Lama

Yang kedua, penjualan properti membutuhkan waktu yang lebih lama daripada penjualan emas. Dibutuhkan waktu untuk mencari pembeli, proses legalitas, dan negosiasi harga. Maka dari itu, investasi properti kurang cocok jika tujuan investasi Anda untuk memiliki dana darurat secepatnya.

Baca JugaInvestasi Properti Makin Diminati: Ini Alasan dan Faktornya!

3. Biaya Perawatan dan Pajak

Setelah memiliki properti, biaya yang dikeluarkan tidak itu saja. Anda perlu mengeluarkan biaya untuk pemeliharaan berkala agar tetap layak huni. Selain itu, investor juga perlu membayar pajak properti setiap tahun yang bisa memengaruhi hasil investasi.

4. Risiko Kerusakan atau Penyewa Bermasalah

Investasi properti tidak lepas dari risiko seperti kerusakan bangunan atau penyewa yang tidak membayar tepat waktu. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini dapat mengurangi potensi keuntungan.

Kelebihan Investasi EmasIlustrasi investasi emas.

Ilustrasi investasi emas. (pexels.com)

Selanjutnya, mari kita bahas mengenai kelebihan dan kekurangan investasi emas. Berikut adalah penjelasannya:

1. Mudah Dicairkan

Dibandingkan properti, emas mudah dijual kapan saja tanpa adanya proses yang rumit alias emas sangat likuid. Emas cocok Anda fungsikan sebagai aset untuk dana darurat jika sewaktu-waktu membutuhkan dana yang cepat.

2. Harga Stabil dan Anti Inflasi

Emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Saat kondisi ekonomi tidak stabil, harga emas justru cenderung naik, sehingga menjadi pilihan aman bagi investor.

3. Modal Awal Relatif Kecil

Berbeda dengan properti, emas bisa dibeli mulai dari gram-an. Ini memudahkan siapa pun untuk mulai berinvestasi, termasuk generasi muda atau pemula.

4. Tidak Memerlukan Perawatan

Telah disebutkan bahwa properti perlu memerlukan perawatan yang berarti perlu pengeluaran lagi. Namun, emas tidak perlu dirawat atau dikelola secara aktif. Investor hanya perlu menyimpannya di tempat yang aman, tanpa biaya tambahan seperti halnya properti.

Baca Juga7 Tips Investasi Properti Pertama Untuk Gen Z

Kekurangan Investasi Emas

1. Tidak Memberikan Passive Income

Berbeda dengan properti, emas tidak menghasilkan arus kas. Untuk mendapat keuntungan dari investasi ini, Anda perlu strategi agar nilai jual lebih tinggi daripada nilai beli.

2. Rentan Terhadap Fluktuasi Jangka Pendek

Meskipun stabil dalam jangka panjang, harga emas bisa naik-turun dalam jangka pendek. Sebagai contoh, per 7 Juni 2025, harga emas antam turun Rp25.000 per gram.

Mengutip CNBC Indonesia, penurunan harga ini disebabkan karena harga emas dunia juga ambruk. Ini bisa menjadi tantangan bagi investor yang mengharapkan keuntungan cepat.

3. Risiko Kehilangan atau Pencurian

Kekurangan investasi emas adalah adanya risiko kehilangan atau pencurian. Maka dari itu, seorang investor perlu menyimpan emas sebaik-baiknya atau lebih baik menyimpannya di bank. Namun, hal itu perlu adanya biaya tambahan.

Jadi, Mana yang Lebih Untung?

Jawabannya tergantung pada tujuan investasi Anda. Jika mengincar passive income dan pertumbuhan pendapatan jangka panjang, properti bisa menjadi pilihan yang menguntungkan. Namun, jika Anda mencari kemudahan dalam penjualannya dan modal kecil, emas bisa menjadi alternatif yang aman.

Idealnya, kombinasi adalah kunci. Menggabungkan investasi properti dan emas dapat membantu menyeimbangkan risiko sekaligus mengoptimalkan potensi keuntungan. Pastikan Anda menyesuaikan pilihan investasi dengan kondisi finansial dan tujuan masa depan.

Investasi Properti Mudah dan Aman di A&A Indonesia

Jika Anda sedang mencari properti untuk tujuan investasi, percayakan kepada A&A Indonesia. Agen properti kami akan mencarikan properti sesuai kebutuhan Anda dan membantu proses transaksi hingga berhasil.

Cek listing terbaru kami di sini!

Logo A&A Indonesia

A&A Indonesia merupakan perusahaan agen properti sejak tahun 2006 yang berpengalaman dalam membantu proses transaksi, mulai dari pencarian properti, negoisasi, hingga pendampingan legalitas. Budaya Kerja kami adalah FAMILY dengan menjunjung tinggi keyakinan (Faithful), saling menghargai (Appreciate), berpikiran terbuka dan positif (Mindset Positive), berintegritas tinggi (Integrity), mengindahkan rasa peduli (Love), serta bergerak dinamis dan inovatif mengikuti arus perkembangan (Youth)

A&A Indonesia juga mengembangkan situs jual beli properti yang menyediakan berbagai pilihan properti dijual dan disewakan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui situs ini, pengguna dapat menemukan rumah, tanah, apartemen, hingga properti komersial yang mudah dicari sesuai kebutuhan hunian maupun investasi.

Temukan Kami Di
Darmo Permai Timur VI No. 2, Surabaya