Networking atau membangun jaringan adalah salah satu strategi utama bagi agen properti untuk mendapatkan klien, memperluas peluang bisnis, dan menjaga hubungan profesional jangka panjang. Namun, tidak semua cara membangun relasi menghasilkan dampak positif. Banyak agen yang justru kehilangan kepercayaan atau kesempatan karena cara mereka berinteraksi kurang tepat.
Agar proses networking lebih efektif dan tidak berujung pada kesan negatif, agen perlu memahami kesalahan umum yang sering terjadi dalam membangun relasi. Berikut lima kesalahan networking yang harus dihindari agar reputasi tetap terjaga dan kepercayaan klien semakin meningkat.
Baca Juga: 10 Soft Skill yang Wajib Dimiliki Agen Properti, Apakah Ada dalam Diri Anda?
Kesalahan Networking Agen Properti
Dilansir dari berbagai sumber, kesalahan networking agen properti dapat berakibat fatal seperti calon klien yang menjauh. Agar hal itu tidak terjadi, hindari melakukan kelima hal di bawah ini.
1. Hanya Menjadi Pemberi Kartu Nama
[/caption] Kartu nama memang penting. Selain terlihat profesional, benda itu dapat menjadi sumber panggilan telfon saat Anda memberikannya kepada orang lain. Sebagian agen properti berpikir bahwa membagikan banyak kartu nama akan otomatis mendatangkan klien.
Menurut Kaplan Real Estate Education, pola pikir ini keliru karena membuat agen hanya menunggu respons, bukan aktif membangun koneksi. Sebaliknya, jadilah sosok agen yang tidak hanya memberikan kartu nama, tetapi menerima kartu nama dari calon klien Anda. Kemudian, hubungi mereka untuk membangun jaringan dalam jangka waktu yang panjang.
2. Terlalu Berjualan
Kesalahan networking agen properti yang kedua adalah terlalu jadi 'sales person' saat mengobrol dengan orang lain. Tanpa sadar, agen hanya mengobrol tentang properti-properti yang mereka tawarkan. Sebaiknya, hal ini perlu dihindari karena tidak sedikit orang yang anti dengan orang yang berjualan, apalagi yang kesannya memaksa.
Anda bisa membangun percakapan dengan menanyakan apa kesukaan mereka, tujuan bisnis, atau apa yang mereka sedang perlukan. Jadilah pendengar yang baik. Hindari untuk melakukan percakapan satu arah saja agar calon klien menaruh kepercayaan kepada Anda.
Baca Juga: Ingin Cepat Sukses Berkarier? Jadi Agen Properti Jawabannya!
3. Terlalu Banyak Mengecek Ponsel
Mengutip situs Fortune Builders, hal yang perlu dihindari selama membangun jaringan adalah terlalu sering mengecek ponsel. Kebiasaan ini bisa membuat lawan bicara merasa tidak dihargai atau dianggap kurang penting. Padahal, dalam dunia properti, kesan pertama sangat menentukan.
Simpan ponsel Anda, dengarkan dengan penuh perhatian, dan tatap mata pembicara. Sikap ini menunjukkan profesionalisme sekaligus membantu Anda membangun koneksi yang lebih kuat.
4. Membatasi Orang
Banyak agen properti hanya mau berinteraksi dengan orang yang dianggap potensial sebagai pembeli atau investor. Padahal, peluang bisa datang dari mana saja, rekan kerja, teman lama, bahkan kenalan baru yang belum tentu sedang mencari properti. Semakin luas jaringan yang Anda bangun, semakin besar pula peluang mendapatkan referensi klien baru. Jadi, hindari membatasi diri dan tetap terbuka untuk berkenalan dengan siapa pun.
Baca Juga: 5 Fakta Dunia Agen Properti yang Jarang Didengar
5. Tidak Follow Up
Networking tidak berhenti setelah pertemuan pertama. Banyak agen lupa untuk melakukan tindak lanjut setelah bertukar kartu nama atau kontak. Follow up sederhana seperti ucapan terima kasih atau berbagi informasi seputar properti bisa membuat orang lain mengingat Anda lebih lama. Jadikan follow up sebagai kebiasaan agar relasi yang sudah terjalin bisa berkembang menjadi peluang bisnis nyata.
Nah, itu dia lima kesalahan networking agen properti yang sering terjadi. Sebaiknya, Anda perlu menghindari melakukan kelima hal tersebut agar bisa menjalin hubungan dengan orang lebih banyak lagi.
Ingin mencari tips-tips seputar agen properti lainnya? Baca tips terbaru hanya di situs A&A Indonesia. Kami juga membuka kesempatan bagi Anda untuk membangun karier sebagai Marketing Executives A&A Indonesia. Dapatkan berbagai keuntungannya dan daftar agen properti melalui laman ini.


