Tren homestay semakin digemari, terutama oleh wisatawan yang ingin merasakan pengalaman lokal dengan harga lebih terjangkau dibanding hotel. Jika Anda memiliki hunian luas yang dekat tempat wisata, ini merupakan peluang untuk menambah pendapatan. Lalu, bagaimana caranya mengubah rumah biasa menjadi homestay yang menarik dan siap disewakan? Dilansir dari berbagai sumber, simak langkah-langkah berikut ini!
Cara Mengubah Rumah Jadi Homestay

1. Evaluasi Lokasi dan Potensi Rumah
Hal pertama yang wajib Anda pastikan adalah lokasi rumah dekat dengan tempat wisata maupun kawasan industri. Semakin strategis area tersebut, semakin besar target pasar Anda. Ada nilai plus jika area tersebut mudah untuk diakses dan tidak berada di tempat bising. Sebab, penghuni senang dengan suasana tenang agar mereka beristirahat setelah berwisata.
Baca Juga: 7 Jenis Properti Penginapan Untuk Ide Bisnis, Dari Hotel Hingga Losmen!
2. Renovasi Seperlunya dan Jaga Kebersihan
Yang kedua, Anda juga harus siap mengeluarkan uang untuk renovasi rumah. Tidak harus mewah, yang penting bersih, rapi, dan nyaman. Coba perhatikan area penting yang sering digunakan oleh tamu seperti kamar tidur, kamar mandi, dan dapur. Segera perbaiki jika ada kerusakan seperti keran bocor, cat dinding terkelupas, dan saluran air tidak baik.
3. Lengkapi Fasilitas Dasar
Setelah renovasi, pastikan juga Anda sudah menawarkan fasilitas lengkap kepada tamu homestay. Fasilitas yang lengkap itu penting agar tamu nyaman untuk menginap di penginapan Anda. Jika puas, pasti mereka akan memberikan ulasan yang baik di media sosial dan mempromosikan tempat penginapan Anda ke orang lain. Win-win solution, kan? Beberapa fasilitas yang wajib Anda sediakan:
- Kasur dan seprai bersih
- Kipas angin atau AC
- Wi-Fi
- Peralatan mandi (handuk, sabun)
- Air mineral, dispenser, atau kopi/teh sachet
- Kunci cadangan & petunjuk rumah
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Serah Terima Kunci Rumah
4. Urus Perizinan
Beberapa daerah mewajibkan pengusaha homestay untuk memiliki izin usaha, terutama jika unitnya disewakan secara rutin. Cek dengan dinas pariwisata atau pemerintah setempat agar Anda beroperasi dengan aman dan legal.
5. Daftarkan di Platform Penginapan
Setelah siap semuanya, termasuk mengantongi izin usaha, saatnya untuk mempromosikan tempat penginapan Anda. Tulis deskripsi yang baik dengan menunjukkan keunggulan-keunggulannya. Pastikan juga untuk mengunggah foto berkualitas baik agar menarik banyak calon klien. Gunakan platform pesan penginapan yang terpercaya agar semakin dilirik orang.
Baca Juga: Investasi Properti Komersial vs Residensial, Lebih Untung Mana?
Siap Ubah Rumah Jadi Homestay?
Dengan perencanaan yang tepat, Anda dapat memulai sumber penghasilan pasif melalui bisnis penginapan seperti homestay. Jika Anda butuh bantuan mencari properti baru untuk dijadikan homestay atau jenis penginapan lain, A&A Indonesia menyediakan berbagai pilihan listing properti homestay, villa, hotel, dan sebagainya. Cek listing properti terbaru kami di sini, ya!


