Titip jual properti atau pasang iklan sendiri? Keduanya memang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, tergantung bagaimana cara pemasaran dari properti tersebut.
Beberapa pemilik properti merasa lebih praktis untuk menitipkan properti mereka ke agen properti profesional. Ada pula yang memilih memasang iklan sendiri agar tidak membayar komisi. Pertanyaannya, mana yang lebih membuat cepat laku? Mari simak perbandingannya di bawah ini.
Kelebihan dan Kekurangan Titip Properti ke Agen

1. Jaringan Lebih Luas
Agen properti profesional memiliki database calon pembeli yang luas dan relasi dengan sesama agen. Hal ini membuat peluang properti Anda cepat terjual semakin besar karena bisa dipasarkan ke lebih banyak orang.
Selain itu, jaringan agen tidak hanya sebatas calon pembeli, tetapi juga relasi dengan developer, investor, hingga pemilik properti lain. Kondisi ini memberikan nilai tambah karena agen bisa langsung menghubungkan properti Anda dengan target pasar yang lebih spesifik dan relevan.
2. Promosi Lebih Profesional
Promosi yang dilakukan agen biasanya jauh lebih tertata dan berkualitas. Mulai dari pengambilan foto, pembuatan deskripsi, hingga penayangan iklan di berbagai platform online maupun offline dikerjakan dengan cara yang lebih menarik dan strategis. Dengan begitu, properti Anda akan terlihat lebih menonjol di mata calon pembeli.
Agen properti yang ikut perusahaan juga telah mendapat training pemasaran digital seperti penggunaan media sosial, SEO, dan sebagainya. Dengan memiliki ilmu pemasaran digital, properti Anda juga akan lebih mudah ditemukan pengguna internet, tidak hanya pemasaran offline saja.
Baca Juga: 7 Tips Menyewa Rumah Secara Aman dan Anti Rugi
3. Dokumen dan Legalitas Dibantu
Kelebihan titip jual properti ke agen properti adalah dapat bantuan dalam urusan administrasi dan legalitas jika dibutuhkan. Beberapa di antaranya seperti surat kuasa, serah terima, dan sebagainya.
Dengan adanya bantuan tersebut, Anda tidak perlu khawatir melewatkan detail penting dalam proses penjualan. Agen akan memastikan semua dokumen siap sehingga calon pembeli lebih percaya dan proses jual beli bisa segera dilakukan.
4. Hemat Waktu dan Tenaga
Ada banyak hal yang dilakukan saat menjual properti, seperti viewing hingga negosiasi dengan calon pembeli. Melakukannya pasti menghabiskan banyak waktu.
Dengan adanya agen, setiap proses penjualan bisa berjalan lebih praktis. Anda cukup menunggu update dari agen tanpa perlu repot menghadapi calon pembeli yang belum tentu serius.
5. Ada Biaya Komisi
Setiap ada kelebihan pasti ada kekurangannya juga. Menitipkan properti ke agen, pasti membutuhkan biaya komisi sebesar 2-5% sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Bagi sebagian pemilik properti, nominal tersebut cukup besar apalagi harga jual properti fantastis. Namun, biaya komisi itu sangat sebanding dengan apa yang didapatkan seperti bebas dari promosi, negosiasi, dan mempercepat peluang properti terjual.
Baca Juga: 5 Tips Jual Tanah Agar Cepat Laku dan Tidak Bakal Rugi
Kelebihan dan Kekurangan Pasang Iklan Sendiri
1. Hemat Biaya Komisi
Keuntungan utama memasang iklan sendiri adalah Anda tidak perlu mengeluarkan biaya komisi. Semua keuntungan dari hasil penjualan bisa masuk penuh ke kantong Anda.
Selain itu, Anda juga bisa mengatur sendiri strategi pemasaran tanpa harus membagi keuntungan dengan pihak lain. Bagi sebagian orang, hal ini memberikan kepuasan tersendiri karena hasil penjualan sepenuhnya sesuai dengan usaha yang dikeluarkan.
2. Memiliki Kendala Penuh Atas Iklan
Dengan memasang iklan sendiri, Anda memiliki kebebasan penuh dalam menentukan cara memasarkan properti. Mulai dari gaya foto, kalimat promosi, hingga platform yang digunakan bisa disesuaikan dengan keinginan Anda.
Kendali penuh ini juga memberi fleksibilitas untuk menyesuaikan strategi promosi kapan pun diperlukan. Anda bisa langsung mengubah harga, menambah detail, atau memodifikasi iklan sesuai respons calon pembeli.
3. Risiko Penipuan
Salah satu kekurangan besar dari iklan mandiri adalah meningkatnya risiko penipuan. Tanpa pengalaman, pemilik properti bisa kesulitan membedakan mana calon pembeli yang serius dan mana yang sekadar mencoba menipu.
Tidak hanya itu, Anda juga berisiko menghadapi modus-modus tertentu seperti booking fee palsu, dokumen bodong, hingga pembeli yang menghilang begitu saja. Oleh karena itu, Anda harus ekstra hati-hati ketika memilih untuk menjual sendiri.
Baca Juga: 7 Modus Penipuan Jual Beli Rumah yang Sering Terjadi, Waspadalah!
4. Waktu Habis Untuk Balas Chat
Mengelola iklan sendiri berarti Anda harus siap meluangkan banyak waktu untuk menjawab pertanyaan calon pembeli. Mulai dari chat yang sekadar bertanya lokasi, survei yang tidak jadi, hingga negosiasi panjang bisa menyita energi.
Bagi pemilik yang sibuk, hal ini bisa menjadi tantangan besar. Waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk aktivitas produktif justru habis untuk meladeni calon pembeli yang belum tentu benar-benar tertarik.
Jadi, Mana yang Berpeluang Lebih Cepat Laku?
Sebenarnya, jawaban dari pertanyaan tersebut adalah tergantung dari bagaimana caranya Anda mempromosikan properti tersebut. Namun, titip jual properti ke agen properti akan lebih memperbesar peluang properti Anda terjual cepat.
Lalu dimana menemukan titip jual properti ke agen properti? Anda bisa pasang iklan gratis dibantu oleh agen A&A Indonesia. Kami akan membantu memasarkan properti Anda hingga mendapatkan pembeli yang potensial.
Titip jual properti Surabaya di A&A Indonesia dengan mengisi formulir yang tersedia. Ingin tanya-tanya lebih lanjut? Hubungi Hotline A&A di nomor WhatsApp ini.


