Banyak freelancer mencari pekerjaan sampingan yang fleksibel tapi tetap menjanjikan penghasilan besar. Salah satu pekerjaan yang cocok untuk freelancer adalah menjadi seorang agen properti.
Profesi agen properti saat ini semakin banyak diminati karena tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian maupun properti komersial. Para agen lah yang berperan dalam membantu klien menemukan properti yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Jadi, mengapa profesi ini cocok untuk freelancer dan bagaimana cara memulainya sebagai pemula? Temukan jawabannya di bawah ini.
Baca Juga: Peluang Kerja Ibu Rumah Tangga Jadi Agen Properti, Semakin Berdaya dan Tambah Penghasilan!
Mengapa Profesi Agen Properti Cocok untuk Freelancer?

1. Bisa Dikerjakan Kapan Saja
Sama dengan pekerjaan lepas waktu, pekerjaan agen properti bisa dilakukan kapan saja. Anda bisa mengatur waktu kapan untuk mengunggah listing, mempromosikan melalui media sosial, viewing, dan mencari properti untuk ditawarkan kepada klien lainnya.
Dengan fleksibilitas waktu ini, Anda juga masih bisa mengerjakan proyek-proyek lainnya. Penghasilan menjadi semakin besar dan pengalaman kerja Anda akan bertambah.
2. Potensi Penghasilan Besar
Penghasilan freelancer sering naik-turun tergantung jumlah proyek. Agen properti menawarkan potensi penghasilan yang lebih stabil, bahkan bisa berlipat ganda.
Komisi penjualan properti biasanya berkisar 2–5% dari nilai transaksi (Pasal 12 Permendag No.51/2017). Bayangkan jika Anda bisa berhasil menjual rumah seharga Rp1 miliar, pendapatan yang Anda dapatkan bisa puluhan juta dalam satu transaksi.
Jauh lebih besar daripada proyek freelance pada umumnya, kan?
Baca Juga: Pentingnya Testimoni Klien Bagi Agen Properti
3. Keterampilan yang Masih Relevan
Alasan berikutnya mengapa freelancer cocok menjadi agen properti adalah karena banyak keterampilan yang mereka miliki bisa langsung diterapkan. Misalnya, freelancer umumnya punya keahlian di bidang desain grafis, digital marketing, atau fotografi. Semua kemampuan tersebut sangat berguna dalam mendukung aktivitas promosi dan pemasaran sebagai agen properti.
Jika Anda memiliki kemampuan digital marketing, Anda akan tidak kesusahan dalam memasarkan properti melalui website maupun kanal media sosial. Punya skill copywriting? Anda pasti jago dalam menulis kata-kata yang menarik dalam mempromosikan properti di website maupun media sosial.
4. Sama-Sama Perlu Koneksi Luas
Baik agen properti maupun freelancer di bidang lain sama-sama perlu membangun koneksi dengan klien dari berbagai latar belakang. Jika terjun sebagai agen properti, kemampuan ini akan semakin bermanfaat karena koneksi sangat penting untuk mendapatkan listing maupun calon pembeli potensial
5. Bisa Jadi Karier Jangka Panjang
Selain sebagai pekerjaan sampingan, profesi agen properti juga bisa berkembang menjadi karier utama. Banyak orang yang awalnya hanya mencoba sebagai agen properti freelance, kemudian berhasil menjadikannya sumber penghasilan utama karena peluangnya yang besar.
Baca Juga: Kisah Agen Properti Sukses: Rahasia Pak Gun & Bu Ana Membangun A&A Indonesia
Bangun Karier Sebagai Agen Properti di A&A Indonesia
Salah satu cara memulai karier sebagai agen properti adalah dengan bergabung ke perusahaan agen properti seperti A&A Indonesia. Melalui perusahaan, Anda akan memperoleh banyak keuntungan dibandingkan menjalankan profesi ini secara independen.
Beberapa keuntungannya seperti:
- Memiliki mentor yang akan membimbing Anda
- Mendapat materi seputar dunia properti dan cara pemasarannya
- Promosi lebih mudah
- Akses listing lebih banyak
- Jaringan luas
- Dan masih banyak lagi!
Daftar agen properti A&A Indonesia pun tidak sulit. Ketahui syarat-syaratnya dan isi formulir yang tertera di laman ini. Ingin tanya-tanya lebih lanjut? Hubungi Hotline A&A Indonesia sekarang juga!

