Mengenal Apa Itu Kondotel, Properti Mirip Hotel dan Apartemen

A&A Indonesia

14 Agustus 2025 pukul 04.54

Mengenal Apa Itu Kondotel, Properti Mirip Hotel dan Apartemen

Kondotel sering disebut sebagai gabungan antara kondominium dan hotel. Konsep ini mengombinasikan kepemilikan properti pribadi seperti apartemen dengan fasilitas dan layanan yang biasanya hanya ditemukan di hotel berbintang. Banyak investor tertarik pada model ini karena mampu memberikan penghasilan pasif dari penyewaan unit, tanpa perlu repot mengurus tamu atau operasional sehari-hari.

Berbeda dengan hotel biasa, kondotel adalah properti yang dapat dibeli oleh individu atau investor. Pemilik dapat tinggal dalam jangka waktu yang pendek karena tujuan utamanya adalah untuk disewakan kepada tamu. Nah, pengelola dalam hal penyewaan/pemasaraan adalah pihak hotel sendiri. 

Dengan adanya sistem itu, pemilik unit bisa mendapat passive income atau pendapatan pasif dari sewa unit. Sebenarnya, apa itu pengertian kondotel, kelebihan serta kekurangannya?

Pengertian Kondotel

Contoh unit kondotel.

Contoh unit kondotel. (Pexels.com)

Apa itu kondotel? Kondotel atau condotel adalah singkatan dari kondominium hotel, yaitu jenis properti yang berfungsi sebagai hotel tetapi unit-unitnya dimiliki oleh individu.

Pemilik unit dapat memanfaatkannya untuk menginap dalam jangka waktu tertentu, sementara di luar periode tersebut, unit akan disewakan oleh pihak pengelola hotel kepada tamu harian atau mingguan.

Konsep ini biasanya ditemukan di kawasan wisata populer, pusat kota, atau dekat bandara. Tujuannya adalah memaksimalkan tingkat okupansi dan potensi pendapatan bagi pemilik.

Baca Juga7 Jenis Properti Penginapan Untuk Ide Bisnis, Dari Hotel Hingga Losmen!

Ciri Khas Kondotel

Layanan kamar ala hotel di kondotel.
Layanan kamar ala hotel di kondotel. (Pexels.com)

Berikut ciri khas kondotel yang membedakannya dari jenis properti lainnya:

1. Kepemilikan Pribadi Tetapi Pengelolaan Hotel

Kondotel memang dimiliki secara pribadi per unit, tetapi operasionalnya sepenuhnya dijalankan oleh operator hotel profesional. Artinya, pemilik tidak perlu mengurus promosi, pemesanan, atau pembersihan unit karena semua ditangani oleh pihak manajemen. Hal ini membuat kondotel cocok bagi investor yang ingin mendapatkan pemasukan tanpa repot mengelola properti secara langsung.

2. Adanya Dua Tipe Pendapatan

Pendapatan yang dihasilkan dari penyewaan unit akan dibagi antara pemilik dan pengelola hotel sesuai kesepakatan kontrak. Rasio pembagian ini bisa bervariasi, misalnya 50:50 atau 60:40, biasanya setelah dikurangi biaya operasional. Skema ini memberikan keuntungan pasif bagi pemilik, meskipun jumlahnya bergantung pada tingkat okupansi dan musim.

Dilansir dari pajak.go.id, investor kondotel juga mendapatkan jaminan hasil tetap atau guarantee yield. Walau unitnya ramai tersewa atau tidak, investor akan mendapatkan pendapatan sesuai dengan kesepakatan awal. Misalnya, 5% dari harga jual unit dan akan diberikan setiap dua tahun sekali.

3. Fasilitas Setara Hotel Berbintang

Fasilitas kondotel ada yang setara dengan hotel berbintang. Terdapat resepsionis 24 jam, lobby, layanan kamar, housekeeping, kolam renang, spa, dan masih banyak lagi. Adanya fasilitas-fasilitas lengkap ini bertujuan untuk menarik wisatawan agar menyewa unit kondotel dalam jangka waktu tertentu.

Baca JugaInvestasi Properti Komersial vs Residensial, Lebih Untung Mana?

Kelebihan dan Kekurangan

Ilustrasi resepsionis di kondotel.
Ilustrasi resepsionis di kondotel. (Pexels.com)

Kelebihan Investasi Kondotel

1. Pendapatan Pasif Tanpa Ribet

Pemilik hanya perlu menyerahkan unitnya kepada operator untuk dikelola. Semua urusan mulai dari pemasaran, reservasi, check-in/check-out, hingga kebersihan sudah diurus. Anda cukup menunggu laporan dan menerima bagian hasil sesuai periode yang disepakati.

2. Potensi Capital Gain dan Diversifikasi Aset

Jika kondotel berada di lokasi strategis seperti area wisata terkenal, nilai propertinya cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Selain itu, investasi ini juga menjadi bentuk diversifikasi aset. Dalam kata lain, Anda tidak hanya mengandalkan pendapatan sewa, tetapi juga potensi keuntungan dari kenaikan harga jual unit di masa depan.

Kekurangan Investasi Kondotel

1. Batasan Penggunaan Unit

Pemilik tidak bisa menggunakan unitnya kapan saja. Biasanya ada ketentuan berapa lama unit boleh digunakan dalam setahun, dan di luar periode tersebut unit harus masuk ke sistem penyewaan hotel. Jika Anda mencari hunian untuk dijadian tempat tinggal, kondotel bukan jenis properti yang cocok.

2. Pendapatan Tidak Selalu Stabil

Tingkat okupansi sangat mempengaruhi pendapatan. Saat musim liburan atau high season, keuntungan bisa meningkat, tetapi saat low season atau terjadi penurunan jumlah wisatawan, pemasukan bisa turun drastis.

3. Biaya Perawatan dan Manajemen yang Harus Dibayar

Pemilik tetap menanggung biaya perawatan, perbaikan, dan biaya pengelolaan yang dipotong dari pendapatan sewa. Ini berarti margin keuntungan yang diterima tidak sepenuhnya utuh. Dilansir dari Pacaso, pemilik kondotel juga memiliki tanggung jawab untuk membayar pajak hingga asuransi unit.

Baca JugaAntara Ngekost, Ngontrak atau Sewa Apartemen

Perbedaan Kondotel dan Apartemen

Apartemen Tampak dari Luar.

Apartemen Tampak dari Luar. (Pexels.com)

Selain mirip dengan konsep hotel, tidak sedikit orang yang belum memahami apa perbedaan kondotel dan apartemen. Meskipun sama-sama berupa hunian vertikal, kondotel dan apartemen memiliki perbedaan mendasar, terutama dari segi pengelolaan dan tujuan penggunaan.

1. Kepemilikan dan Pengelolaan

Perbedaan pertama dari sisi pengelolaan. Unit kondotel memang dimiliki oleh seorang individu, tetapi pengelolaannya dari pihak hotel. Pemilik tidak bisa mengatur penyewaan sendiri karena sudah masuk dalam sistem manajemen hotel.

Apartemen juga dimiliki secara pribadi, tetapi pengelolaannya fleksibel. Pemilik bisa tinggal sendiri, menyewakan harian, bulanan, atau tahunan, bahkan mengatur tarif dan penyewa sesuai keinginan.

2. Tujuan Penggunaan dan Pendapatan

Kondotel umumnya ditujukan sebagai investasi properti untuk mendapatkan penghasilan pasif dari penyewaan hotel. Pemakaian pribadi biasanya terbatas.

Apartemen lebih sering digunakan sebagai tempat tinggal jangka panjang atau disewakan jangka panjang, sehingga pasar penyewanya berbeda.

Mulai Investasi Kondotel dengan A&A Indonesia

Jika Anda tertarik memanfaatkan peluang dari investasi kondotel, A&A Indonesia siap membantu menemukan unit kondotel terbaik sesuai anggaran dan target investasi Anda. Dengan pengalaman selama 19 tahun di bidang jual beli sewa properti, kami memastikan Anda mendapatkan unit dengan lokasi strategis dan potensi keuntungan yang optimal.

Temukan berbagai listing kondotel dijual di Bali dan lokasi strategis lainnya di laman ini.

Logo A&A Indonesia

A&A Indonesia merupakan perusahaan agen properti sejak tahun 2006 yang berpengalaman dalam membantu proses transaksi, mulai dari pencarian properti, negoisasi, hingga pendampingan legalitas. Budaya Kerja kami adalah FAMILY dengan menjunjung tinggi keyakinan (Faithful), saling menghargai (Appreciate), berpikiran terbuka dan positif (Mindset Positive), berintegritas tinggi (Integrity), mengindahkan rasa peduli (Love), serta bergerak dinamis dan inovatif mengikuti arus perkembangan (Youth)

A&A Indonesia juga mengembangkan situs jual beli properti yang menyediakan berbagai pilihan properti dijual dan disewakan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui situs ini, pengguna dapat menemukan rumah, tanah, apartemen, hingga properti komersial yang mudah dicari sesuai kebutuhan hunian maupun investasi.

Temukan Kami Di
Darmo Permai Timur VI No. 2, Surabaya