Dolar Naik, Bagaimana Nasib Harga Rumah di Indonesia?

A&A Indonesia

18 Mei 2026 pukul 16.26

Dolar Naik, Bagaimana Nasib Harga Rumah di Indonesia

Nilai tukar dolar terhadap rupiah terus mengalami kenaikan. Per 18 Mei 2026, nilai tukar USD bahkan sudah menyentuh angka Rp17.675. 
Kondisi ini mulai membuat cemas masyarakat Indonesia. Walaupun banyak warga yang tidak menggunakan mata uang dolar, termasuk mereka yang di desa, kenaikan nilai tukar dolar bisa saja berdampak ke berbagai sektor. 

Salah satu sektor yang bisa terdampak dengan pelemahan rupiah terhadap USD adalah properti, khususnya mengenai harga rumah. Lalu, apakah kenaikan nilai tukar dolar juga akan membuat harga rumah naik? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Harga Rumah Bisa Naik

Dilansir dari CNBC Indonesia, seorang ahli menyebut bahwa kenaikan dolar bisa saja membuat harga rumah naik. Hal ini tak terelakkan jika pengembang atau kontraktor menggunakan bahan baku yang berasal dari luar negeri. 

Maka dari itu, pengembang disebut melakukan beberapa strategi agar bisa menekan biaya pembangunan proyek residensial. Yang pertama, penggunaan bahan material lokal agar biaya konstrukti tidak melambung. Yang kedua, pembangunan proyek residensial vertikal yang lagi-lagi membutuhkan biaya yang lebih rendah daripada rumah tapak. 

Di sisi lain, Zulfi Syarif Koto dari The HUD Insitute yang merupakan Lembaga Pengkajian Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Perkotaan berpendapat berbeda. Dikutip dari detikcom, ia menyebut bahwa kenaikan harga rumah disebabkan oleh dua hal, yakni nilai tanah dan pajak properti. Bukan harga BBM maupun nilai tukar mata uang asing seperti dolar terhadap rupiah.  

Baca Juga: Apa Dampak Tarif Trump Terhadap Investasi Properti di Indonesia?

Melemahnya Daya Beli Masyarakat

Selain potensi kenaikan harga, pengembang juga dibuat ketar-ketir dengan potensi melemahnya daya beli masyarakat di kondisi ekonomi saat ini. Situs Kontan menyebut bahwa kondisi ekonomi yang tidak pasti membuat masyarakat enggan membeli aset bernilai tinggi seperti rumah dan jenis properti lainnya. 

Bahkan, data dari Real Estate Indonesia (REI) menunjukkan adanya penurunan penjualan properti dalam kuartal I-2026, khususnya dalam jenis properti komersial seperti kantor dan apartemen sewa. Walaupun banyak faktor lainnya, data tersebut memberi petunjuk bahwa pasar properti saat ini sedang lesu. 

Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Apakah Berdampak di Industri Properti Indonesia?

Apakah Tepat Untuk Membeli Rumah Sekarang? 

Meski kondisi ekonomi sedang penuh tantangan dan nilai tukar dolar terus naik, bukan berarti membeli rumah saat ini selalu menjadi keputusan yang buruk. Perubahan kondisi pasar properti akibat faktor ekonomi sebenarnya merupakan hal yang lumrah dan sudah sering terjadi dalam berbagai periode.

Saat ini pun masih ada beberapa program yang bisa dimanfaatkan calon pembeli rumah. Pemerintah masih memberikan insentif PPN DTP untuk rumah baru dengan syarat tertentu hingga akhir tahun 2026. Selain itu, tersedia fasilitas KPR yang membantu masyarakat membeli rumah dengan sistem pembayaran bertahap. 

Untuk masyarakat dengan penghasilan tertentu, program rumah subsidi juga tetap menjadi pilihan menarik karena menawarkan harga yang lebih terjangkau.

Pada akhirnya, keputusan membeli rumah tidak selalu harus menunggu kondisi ekonomi benar-benar ideal. Jika kondisi finansial sudah siap dan memang membutuhkan hunian untuk jangka panjang, membeli rumah sekarang tetap bisa menjadi langkah yang tepat. 

Apalagi properti masih dikenal sebagai aset yang cenderung mengalami kenaikan nilai dari waktu ke waktu serta dapat memberikan rasa aman sebagai kebutuhan primer tempat tinggal.

Baca Juga: Resmi, Ini Syarat Beli Rumah Dapat Insentif PPN DTP 2026!

Sedang Cari Properti di Surabaya atau Kota Lainnya? Cari dengan Mudah di A&A Indonesia!

Temukan berbagai pilihan rumah, apartemen, ruko, gudang, hingga tanah dengan informasi lengkap dan proses yang aman bersama A&A Indonesia. Kami membantu Anda menemukan properti sesuai kebutuhan, baik untuk hunian pribadi maupun investasi, dengan lokasi strategis dan harga kompetitif.

Didukung tim agen properti yang telah berpengalaman dalam jual beli sewa properti selama lebih dari 19 tahun, kami siap mendampingi Anda dari pencarian hingga transaksi selesai.

Logo A&A Indonesia

A&A Indonesia merupakan perusahaan agen properti sejak tahun 2006 yang berpengalaman dalam membantu proses transaksi, mulai dari pencarian properti, negoisasi, hingga pendampingan legalitas. Budaya Kerja kami adalah FAMILY dengan menjunjung tinggi keyakinan (Faithful), saling menghargai (Appreciate), berpikiran terbuka dan positif (Mindset Positive), berintegritas tinggi (Integrity), mengindahkan rasa peduli (Love), serta bergerak dinamis dan inovatif mengikuti arus perkembangan (Youth)

A&A Indonesia juga mengembangkan situs jual beli properti yang menyediakan berbagai pilihan properti dijual dan disewakan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui situs ini, pengguna dapat menemukan rumah, tanah, apartemen, hingga properti komersial yang mudah dicari sesuai kebutuhan hunian maupun investasi.

Temukan Kami Di
Darmo Permai Timur VI No. 2, Surabaya