Temukan properti impian Anda di bali












Bali bukan hanya tujuan wisata dunia, tetapi juga salah satu pasar properti yang diminati di Indonesia. Aktivitas pariwisata dan kebutuhan hunian menciptakan beragam pilihan properti, mulai dari villa, tanah, dan rumah hingga bangunan komersial. Properti tersebut dapat dipertimbangkan untuk hunian kedua, usaha akomodasi, kebutuhan bisnis, maupun investasi jangka panjang.
Di halaman ini, Anda dapat melihat pilihan properti dijual di Bali melalui listing A&A Indonesia, membandingkan indikasi harga berdasarkan tipe properti, dan mengenal kawasan yang tersedia. Sebelum membeli, penting untuk memahami status legalitas, peruntukan lahan, serta ketentuan kepemilikan yang berlaku. Agen A&A Indonesia dapat membantu proses pencarian dan pendampingan transaksi sesuai kebutuhan Anda.
Kisaran harga berikut dirangkum dari sampel listing aktif A&A Indonesia per Oktober 2026. Harga aktual dapat berubah mengikuti lokasi, luas, kondisi properti, fasilitas, legalitas, dan negosiasi antara penjual dengan pembeli.
Untuk tanah, harga sering dinyatakan per are. Satu are setara dengan 100 m².
| Tipe Properti | Indikasi Harga | Contoh Kawasan |
| Villa | Rp3,5 miliar–Rp5,2 miliar | Jimbaran, Uluwatu |
| Tanah | Rp350 juta–Rp2,2 miliar per are | Badung, Kuta Selatan, Canggu, Tanjung Benoa |
| Rumah | Rp1,75 miliar–Rp5 miliar | Denpasar, Sunset Road |
| Gudang | Sekitar Rp7,9 miliar | Denpasar |
| Bangunan komersial | Sekitar Rp30 miliar | Sunset Road, Kuta |
| Ruko disewakan | Rp175 juta–Rp275 juta per tahun | Kuta |
Harga tanah di Bali dipengaruhi oleh jarak ke pantai, akses jalan, peruntukan, dan karakteristik kawasan. Berdasarkan sampel penawaran dalam data A&A, tanah beachfront di Tanjung Benoa dapat ditawarkan sekitar Rp2,2 miliar per are, sedangkan tanah di area Badung yang lebih jauh dari pantai memiliki indikasi harga mulai sekitar Rp350 juta per are.
Angka tersebut merupakan kisaran dari sampel penawaran, bukan harga transaksi rata-rata seluruh Bali. Untuk membandingkan properti, periksa harga per satuan luas, kondisi lahan, akses, dan kelengkapan dokumennya.
Sebagian listing A&A Indonesia di Bali berada di Kabupaten Badung, termasuk Kuta, Kuta Selatan, Jimbaran, Tanjung Benoa, dan Canggu, serta di Kota Denpasar. Setiap kawasan memiliki karakteristik berbeda yang dapat disesuaikan dengan tujuan pembelian.
Jimbaran dan Uluwatu di Bali Selatan dapat dipertimbangkan oleh pembeli yang mencari villa untuk hunian kedua atau usaha sewa. Berdasarkan sampel listing A&A, villa di kawasan Newland Jimbaran dan Uluwatu memiliki indikasi harga sekitar Rp3,5 miliar, dengan sertifikat SHM, luas tanah sekitar 135–139 m², dan 2–4 kamar tidur.
Kawasan ini memiliki akses ke pantai, Garuda Wisnu Kencana (GWK), dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Namun, jarak aktual ke fasilitas tersebut tetap perlu diperiksa berdasarkan alamat setiap properti.
Canggu diminati oleh pembeli yang mempertimbangkan usaha akomodasi, seperti villa sewa dan guest house. Sementara itu, Kuta Selatan menawarkan pilihan lahan dengan karakteristik dan luas yang beragam, termasuk untuk kebutuhan pengembangan komersial.
Dalam sampel penawaran yang tercantum pada data A&A, sebagian lahan di Kuta Selatan memiliki indikasi harga mulai sekitar Rp13,5 juta per m². Harga aktual perlu dibandingkan berdasarkan lokasi, luas, akses, peruntukan, dan status legalitas.
Lihat pilihan tanah dijual di Badung untuk menemukan lahan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Tanjung Benoa dikenal sebagai kawasan wisata pantai dan aktivitas wisata air. Tanah di lokasi tepi pantai dapat menarik perhatian pembeli yang mempertimbangkan pengembangan usaha perhotelan atau resor, dengan tetap memperhatikan peruntukan lahan dan ketentuan yang berlaku.
Dalam sampel penawaran A&A, lahan beachfront di Tanjung Benoa memiliki indikasi harga sekitar Rp2,2 miliar per are. Ketersediaan dan harga perlu diverifikasi karena lahan dengan karakteristik khusus tidak selalu tersedia dalam jumlah banyak.
Sebelum membeli, periksa batas tanah, akses yang sah, zonasi, dan ketentuan pembangunan di area pesisir.
Denpasar merupakan pusat pemerintahan dan aktivitas bisnis di Bali. Kawasan ini dapat dipertimbangkan untuk rumah tinggal, gudang, maupun properti yang mendukung kegiatan usaha.
Berdasarkan sampel listing A&A, rumah di Denpasar memiliki indikasi harga mulai sekitar Rp1,75 miliar. Sementara itu, bangunan komersial di kawasan Sunset Road, Kuta, dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan seperti showroom atau restoran, bergantung pada kondisi dan peruntukan bangunannya.
Lihat pilihan properti di Denpasar untuk membandingkan properti yang tersedia di kawasan tersebut.
Ubud, Seminyak, Sanur, dan Nusa Dua memiliki karakter pasar properti yang berbeda. Ubud dikenal dengan daya tarik wisata alam dan wellness, Seminyak dengan fasilitas gaya hidup dan akomodasi premium, Sanur dengan lingkungan yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan keluarga, sedangkan Nusa Dua dikenal dengan kawasan resor dan kegiatan MICE.
Pemilihan kawasan sebaiknya mempertimbangkan tujuan pembelian, target penghuni atau penyewa, akses fasilitas, serta biaya kepemilikan. Pelajari lebih lanjut melalui artikel 6 Area Favorit untuk Investasi Properti di Bali.
Pilihan properti di Bali tidak terbatas pada villa. Anda dapat mempertimbangkan beberapa tipe berikut sesuai kebutuhan penggunaan dan anggaran.
Villa: untuk hunian kedua, tempat berlibur, atau usaha sewa harian dan bulanan.
Tanah: untuk membangun villa, guest house, atau proyek lain yang sesuai dengan peruntukan dan perizinan lahan. Sebelum membeli, pelajari karakteristiknya melalui panduan mengenal istilah tanah kavling.
Rumah: untuk hunian keluarga, termasuk di Denpasar dan kawasan sekitarnya.
Properti komersial: seperti ruko, gudang, dan bangunan usaha untuk menunjang kegiatan bisnis di kawasan wisata maupun pusat aktivitas ekonomi.
Setiap tipe properti memiliki kebutuhan perawatan, karakteristik pasar, dan risiko yang berbeda. Tentukan tujuan pembelian terlebih dahulu, kemudian bandingkan harga, legalitas, akses, dan biaya kepemilikan.
Untuk memahami faktor yang membuat Bali menarik bagi investor, baca juga 5 Keuntungan Utama Berinvestasi Properti di Bali.
Sebelum membeli properti di Bali, pahami jenis hak atas tanah dan ketentuan kepemilikan yang berlaku. Status hak menentukan karakteristik penguasaan properti, masa berlaku, serta persyaratan yang harus dipenuhi oleh pembeli.
| Jenis Hak | Gambaran Umum | Hal yang Perlu Diperhatikan |
| SHM (Sertifikat Hak Milik) | Hak milik atas tanah dengan kedudukan kuat menurut hukum pertanahan Indonesia | Kepemilikan SHM atas tanah tidak tersedia bagi WNA |
| HGB (Hak Guna Bangunan) | Hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan di atas tanah sesuai ketentuan | Periksa pemegang hak, masa berlaku, dan persyaratan perpanjangan atau pembaruan |
| Hak Pakai | Hak untuk menggunakan atau memanfaatkan tanah sesuai dasar pemberiannya | Kelayakan pemegang hak dan ketentuannya bergantung pada status serta peraturan yang berlaku |
| Leasehold atau sewa jangka panjang | Hak penggunaan berdasarkan perjanjian sewa | Periksa jangka waktu, hak dan kewajiban para pihak, ketentuan perpanjangan, serta mekanisme penyelesaian sengketa |
Warga Negara Asing (WNA) tidak dapat memiliki tanah berstatus SHM. WNA dapat mempertimbangkan skema kepemilikan atau penggunaan yang diperbolehkan oleh peraturan, dengan persyaratan yang berbeda sesuai status dan struktur transaksinya. Hindari skema nominee atau pinjam nama yang menempatkan tanah atas nama WNI untuk kepentingan WNA karena berisiko hukum.
Karena ketentuan kepemilikan dapat bergantung pada jenis properti dan status pembeli, lakukan pemeriksaan dokumen serta konsultasi dengan pihak hukum yang kompeten sebelum menyepakati transaksi.
Bagi pembeli asing, panduan berbahasa Inggris Bali Villa Investment Guide for Foreign Investors membahas hal-hal yang perlu dipahami saat mempertimbangkan investasi villa di Bali.
Membeli properti membutuhkan pemeriksaan lebih dari sekadar melihat harga dan lokasi. Pastikan informasi yang diberikan penjual sesuai dengan dokumen dan kondisi sebenarnya.
Periksa sertifikat dan riwayat tanah. Cocokkan data sertifikat, identitas pemilik, luas, dan batas tanah. Lakukan verifikasi melalui instansi berwenang sebelum melanjutkan pembayaran. Pelajari juga cara mudah cek tanah bermasalah dan mengenali ciri-cirinya.
Pastikan zonasi dan peruntukan. Sebagian lahan dapat berada di zona hijau atau kawasan pertanian, termasuk kawasan yang memiliki ketentuan perlindungan tertentu. Periksa kesesuaian peruntukan melalui instansi tata ruang setempat sebelum membeli, terutama jika tanah akan dikembangkan menjadi villa atau bangunan komersial.
Periksa izin usaha untuk villa sewa. Jika properti akan digunakan sebagai akomodasi komersial, periksa kesesuaian penggunaan bangunan dan persyaratan perizinan usaha yang berlaku. Jangan hanya mengandalkan klaim bahwa villa sudah siap disewakan.
Pastikan akses jalan sah. Periksa apakah properti memiliki akses jalan yang jelas dan sah. Jangan hanya mengandalkan jalan setapak atau akses yang melewati tanah pihak lain tanpa dasar hak yang memadai.
Hitung pajak dan biaya transaksi. Selain harga pembelian, siapkan anggaran untuk pajak dan biaya transaksi sesuai ketentuan. Anda dapat membaca panduan 3 Jenis Pajak dalam Transaksi Jual Beli Tanah untuk memahami komponen pajak yang perlu diperhatikan.
Libatkan notaris atau PPAT sesuai kebutuhan. Pastikan proses dan dokumen transaksi ditangani oleh pihak berwenang sesuai jenis perbuatan hukum yang dilakukan. Untuk perjanjian leasehold, periksa isi perjanjian dan ketentuan hukumnya secara cermat.
A&A Indonesia telah beroperasi sejak 2006, memiliki sertifikasi ISO 9001:2015, dan merupakan anggota AREBI. Pembeli yang berdomisili di luar Bali dapat berkonsultasi dengan tim A&A untuk memperoleh informasi properti dan bantuan dalam proses pembelian tanpa harus melakukan perjalanan berulang kali untuk setiap tahap.
Pendampingan dapat mencakup:
Pencarian properti: membantu mengidentifikasi pilihan berdasarkan lokasi, tipe, anggaran, dan tujuan pembelian.
Survei dan negosiasi: membantu koordinasi survei dan komunikasi dengan pihak terkait.
Pemeriksaan legalitas dan zonasi: membantu proses pemeriksaan dokumen dan informasi peruntukan sebelum transaksi dilanjutkan.
Pendampingan transaksi: membantu koordinasi proses transaksi dengan pihak terkait, termasuk notaris atau PPAT sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Anda juga dapat mempelajari alasan serta pertimbangan memilih agen melalui artikel Tips Memilih Agen Properti yang Tepat Saat Membeli Rumah.
Untuk memperluas pencarian ke wilayah lain, jelajahi pilihan properti dijual di Jawa Timur, properti dijual di Jawa Barat, properti dijual di Jawa Tengah, dan properti dijual di Nusa Tenggara Barat.
Memiliki villa, tanah, atau rumah di Bali yang ingin dijual? Anda dapat mengajukan properti melalui layanan Titip Properti A&A Indonesia. Tim A&A akan meninjau informasi properti dan membantu proses pemasaran sesuai ketentuan layanan. Periksa persyaratan dan ketentuan nilai minimum properti sebelum mengajukan titip jual.
Untuk mengenal lebih jauh profil, pengalaman, dan layanan perusahaan, kunjungi halaman Tentang A&A Indonesia. Jika Anda tertarik membangun karier di bidang properti, pelajari kesempatan bergabung melalui halaman Agen Properti A&A Indonesia.
Jika Anda sedang mencari properti untuk dibeli atau disewa, gunakan layanan Cari Properti A&A Indonesia untuk menyampaikan kebutuhan lokasi, tipe, dan anggaran agar tim dapat membantu mengidentifikasi pilihan yang sesuai.
A&A Indonesia adalah agen properti di Surabaya sejak 2006 dan anggota AREBI. Kami membantu Anda membeli, menjual, dan menyewakan properti, mulai dari pencarian dan negosiasi hingga pengurusan legalitas, dengan budaya kerja GROWTH: Growth Mindset, Reset, Ownership, Work Smart, Technology, dan High Performance Culture.
Ingin berkarier sebagai agen properti? Bergabunglah bersama A&A Indonesia. Melalui pelatihan digital A&A Akademi dan sistem pemasaran digital yang terintegrasi, kami membentuk Anda menjadi agen properti profesional.
© 2026 A&A Indonesia. Hak Cipta Dilindungi.