










Untuk pembeli yang mengincar luas, Surabaya Utara adalah wilayah yang paling masuk akal di kota ini. Lahan ribuan meter persegi masih tersedia di sini dengan harga per meter yang di beberapa kawasan hanya seperlima dari wilayah selatan atau barat. Jika Anda sedang mencari tanah dijual di Surabaya Utara — entah untuk gudang, pengembangan komersial, atau investasi jangka panjang — halaman ini merangkum kawasan, harga, dan risiko khas yang perlu Anda hitung.
Harga per meter terendah di Surabaya. Selisihnya dengan wilayah lain cukup besar untuk mengubah kelayakan sebuah proyek.
Lahan luas masih tersedia. Kavling di atas 5.000 m² masih bisa ditemukan, sesuatu yang hampir mustahil di wilayah tengah kota.
Dekat Pelabuhan Tanjung Perak. Keunggulan struktural untuk usaha logistik, distribusi, dan industri ringan.
Akses Jembatan Suramadu. Membuka jalur ke Madura dan menjadikan kawasan pesisir utara sebagai titik transit yang terus berkembang.
Baca Juga: Mengapa Tanah Surabaya Utara Diminati
Kawasan dengan lahan paling luas dan harga paling rendah. Cocok untuk pengembangan perumahan skala kecil, gudang, atau industri ringan. Sebagian lahan di sini masih membutuhkan pematangan sebelum bisa dibangun.
Koridor padat penduduk dengan jalur utama yang ramai. Lahan nol jalan raya di sini bernilai jauh lebih tinggi daripada lahan di dalam kawasan, karena visibilitasnya untuk showroom, gudang, dan usaha komersial.
Kawasan pesisir dengan akses langsung ke jembatan. Diminati untuk usaha yang mengandalkan jalur transit dan wisata pesisir.
Simpul arus kendaraan menuju pelabuhan dan akses tol. Lahan di sini praktis selalu dinilai sebagai lahan komersial atau logistik.
Berorientasi penuh pada aktivitas pelabuhan. Perlu perhatian khusus pada status tanah karena sebagian lahan di kawasan ini berstatus HPL, bukan hak milik penuh.
Berdasarkan listing yang tercatat di A&A Indonesia:
| Kawasan | Harga per Meter | Catatan |
| Pogot | Sekitar Rp4 juta | LT 5.000 m², SHM, kawasan berkembang |
| Kedung Cowek | Sekitar Rp9,65 juta | Akses langsung ke Jembatan Suramadu |
| Kenjeran (nol jalan raya) | Sekitar Rp16 juta | LT 617 m², SHM, tersedia juga opsi sewa |
Rentang ini memperlihatkan pola yang khas di wilayah utara: harga melonjak tajam begitu lahan berada tepat di tepi jalan raya utama, sementara lahan di dalam kawasan jauh lebih murah. Angka bersifat indikatif dan berubah mengikuti pasar.
Ketiganya menuntut kriteria berbeda, dan salah pilih akan mahal.
Lahan gudang dan logistik membutuhkan akses truk dan kontainer, radius putar yang memadai, serta jalan pendekat yang kuat menahan beban. Luas dan bentuk kavling lebih penting daripada visibilitas.
Lahan komersial membutuhkan lebar depan dan trafik. Kavling dengan muka sempit meski luas ke belakang akan sulit dipakai untuk showroom atau retail.
Lahan untuk pengembangan hunian membutuhkan lingkungan yang layak, kesiapan air bersih, dan jarak aman dari kawasan industri berat.
Bagi Anda yang masih mempertimbangkan karakteristik dan bentuk lahan sebelum membeli, pahami juga istilah tanah kavling, pengertian, dan jenis-jenisnya agar dapat menyesuaikan pilihan lahan dengan kebutuhan pengembangan.
Rob dan genangan pesisir. Sebagian titik dekat pantai terdampak air pasang. Ini memengaruhi biaya urukan, desain drainase, dan nilai jual kembali.
Kualitas tanah. Sebagian lahan di kawasan pesisir memerlukan perbaikan tanah atau pondasi khusus. Untuk bangunan berat, biaya ini bisa besar dan wajib masuk perhitungan sejak awal.
Status tanah non-SHM. Selain HPL di kawasan pelabuhan, masih dijumpai Surat Ijo dan dokumen lama lainnya.
Ketersediaan air bersih. Di beberapa titik, air tanah payau sehingga usaha atau hunian bergantung penuh pada jaringan PDAM.
Jenis dokumen kepemilikan — SHM, HGB, HPL, Surat Ijo, atau Petok D, masing-masing berbeda konsekuensinya.
Cek bersih di BPN melalui notaris/PPAT sebelum uang muka dibayarkan.
Pengukuran ulang untuk mencocokkan luas sertifikat dengan kondisi lapangan.
Elevasi lahan terhadap jalan dan terhadap muka air pasang.
Zonasi dan rencana tata ruang, terutama jika Anda berencana membangun gudang atau fasilitas industri.
Akses kendaraan besar, termasuk lebar jalan pendekat dan jembatan yang dilalui.
Ketersediaan listrik dan air berkapasitas memadai.
Biaya transaksi — BPHTB, PPh penjual, biaya notaris/PPAT, dan balik nama.
Lahan luas di Surabaya Utara sering berpindah tangan lewat jaringan agen tanpa pernah diiklankan terbuka. Sampaikan kriteria Anda lewat layanan Cari Properti — misalnya minimal 3.000 m², SHM, akses kontainer. Agen kami akan menelusuri database internal dan jaringan rekan agen, tanpa biaya di awal.
Punya lahan yang ingin dijual di Surabaya Utara? Silakan titip jual properti kepada kami; komisi hanya berlaku setelah properti terjual.
Telusuri unit yang tersedia di halaman tanah dijual Surabaya Utara, atau lihat cakupan lebih luas di tanah dijual di Surabaya. Jika Anda membutuhkan lahan untuk disewa, Anda juga dapat melihat pilihan properti yang disewakan di Surabaya. Wilayah lain: Surabaya Pusat · Surabaya Barat · Surabaya Selatan.
Baca panduan lain di artikel dan tips A&A Indonesia. Untuk mendapatkan pendampingan dalam mencari, membeli, menjual, atau menyewakan properti, Anda dapat menghubungi agen properti A&A Indonesia. Kenali lebih dekat pengalaman, layanan, dan jaringan A&A Indonesia melalui halaman Tentang Kami A&A Indonesia.
Berdasarkan listing A&A Indonesia, harganya mulai sekitar Rp4 juta per meter untuk lahan luas di kawasan Pogot, sekitar Rp9,65 juta per meter di Kedung Cowek, hingga sekitar Rp16 juta per meter untuk kavling nol jalan raya di Kenjeran.
Karena pasokan lahannya masih besar, sebagian kawasan memerlukan biaya pematangan tambahan, dan permintaan hunian kelas menengah atas lebih terkonsentrasi di wilayah barat dan timur. Bagi pembeli yang mengincar luas atau fungsi logistik, kondisi ini justru menjadi peluang.
Sebagian titik dekat pesisir memang terdampak air pasang, meski tidak seluruh wilayah. Kunjungi lokasi saat musim hujan atau saat pasang, dan tanyakan riwayatnya kepada warga sekitar sebelum transaksi.
HPL adalah Hak Pengelolaan, yaitu tanah yang pengelolaannya berada pada instansi atau badan tertentu — di kawasan pelabuhan umumnya dikelola otoritas pelabuhan. Pemakai memperoleh hak di atas HPL tersebut, sehingga ketentuan jangka waktu, perpanjangan, dan pengalihannya berbeda dengan SHM. Pastikan diperiksa notaris sebelum transaksi.
Hubungi agen yang tercantum pada setiap listing. Agen kami mendampingi dari survei, negosiasi, hingga pengurusan legalitas.

A&A Indonesia merupakan perusahaan agen properti sejak tahun 2006 yang berpengalaman dalam membantu proses transaksi, mulai dari pencarian properti, negoisasi, hingga pendampingan legalitas. Budaya Kerja kami adalah FAMILY dengan menjunjung tinggi keyakinan (Faithful), saling menghargai (Appreciate), berpikiran terbuka dan positif (Mindset Positive), berintegritas tinggi (Integrity), mengindahkan rasa peduli (Love), serta bergerak dinamis dan inovatif mengikuti arus perkembangan (Youth)
A&A Indonesia juga mengembangkan situs jual beli properti yang menyediakan berbagai pilihan properti dijual dan disewakan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui situs ini, pengguna dapat menemukan rumah, tanah, apartemen, hingga properti komersial yang mudah dicari sesuai kebutuhan hunian maupun investasi.
© 2026 A&A Indonesia. Hak Cipta Dilindungi.